• Minggu, 20/08/2017

Hak Pelapor Dan Terlapor


Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: 076 / KMA / SK / VI / 2009 Tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan Di Lingkungan Badan Peradilan, bahwa:

File dokumen : Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 076_KMA_SK_VI_2009 Tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan Di Lingkungan Lembaga Peradilan.pdf

  • Pelapor adalah Individu atau Kelompok atau Instansi yang menyampaikan Pengaduan kepada Lembaga Peradilan.
  • Terlapor adalah Aparat atau Unit Kerja pada Lembaga Pengadilan yang diduga melakukan Penyalahgunaan Wewenang, Penyimpangan atau Pelanggaran Perilaku.

 Hak Pelapor:

  • Mendapatkan Perlindungan Kerahasiaan Identitasnya.
  • Mendapatkan Kesempatan Untuk Dapat Memberikan Keterangan Secara Bebas Tanpa Paksaan Dari Pihak Manapun.
  • Mendapatkan Informasi Mengenai Tahapan Laporan Pengaduan Yang Didaftarkannya.
  • Mendapatkan Perlakuan Yang Sama Dan Setara Dengan Terlapor Dalam Pemeriksaan.

 Hak Terlapor:

  • Membuktikan Bahwa Dia Tidak Bersalah Dengan Mengajukan Saksi Dan Alat Bukti Yang Lain.
  • Meminta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Dirinya.

 Hak Mahkamah Agung RI Dan Badan Peradilan:

  • Merahasiakan Kesimpulan Dan Rekomendasi Laporan Pemeriksaan Kepada Pihak Terlapor, Pelapor, Dan Pihak-Pihak Lain Selain Kepada Pejabat Yang Berwenang Mengambil Keputusan.
  • Menentukan jangka waktu yang memadai untuk menangani suatu pengaduan berdasarkan tingkat kesulitan penanganan dalam hal jangka waktu yang ditetapkan.
Share Hak Pelapor Dan Terlapor via
©2017 - 2018 pta-jayapura.go.id, All Rights Reserved